PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS Group menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG melalui penguatan kolaborasi konservasi bersama masyarakat dan pemerintah dalam implementasi Remediation and Compensation Procedure atau RaCP.

Perwakilan SSMS Group, Affan Kurniawan mengatakan pelatihan bagi anggota Lembaga Pengelola Hutan Desa atau LPHD Petak Puti menjadi salah satu wujud penerapan strategi keberlanjutan perusahaan yang mengintegrasikan perlindungan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan tata kelola kolaboratif.

"Pelatihan ini mencerminkan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi bagian dari strategi keberlanjutan SSMS."

"Perlindungan lingkungan melalui implementasi RaCP berjalan seiring dengan penguatan kapasitas masyarakat sebagai mitra konservasi serta tata kelola kolaboratif yang melibatkan perusahaan, pemerintah, dan masyarakat," kata Affan dalam rilis kepada Borneonews pada Jumat, 17 Juli 2026.

Implementasi RaCP tidak hanya berorientasi pada pemulihan dan perlindungan kawasan hutan bernilai konservasi tinggi, tetapi juga memastikan masyarakat yang menjadi mitra memiliki kemampuan menjalankan tugas secara aman dan profesional.

"Penguatan kapasitas anggota LPHD melalui pelatihan keselamatan kerja menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan proyek RaCP PT Sawit Multi Utama (SMU) dan PT Tanjung Sawit Abadi (TSA)," katanya lagi.

Melalui kolaborasi yang kuat, perusahaan berharap upaya pelestarian hutan dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kawasan.(TESTI PRISCILLA)