BORNEONEWS, Tamiang Layang – Sinergi antara Polri, petani dan pemerintah desa kembali membuahkan hasil positif. Panen Raya Jagung Kuartal II yang digelar Polsek Dusun Tengah di Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Jumat, 17 Juli 2026, menghasilkan sekitar 34 ton jagung tongkol atau belum dipipil sebagai kontribusi nyata mendukung program swasembada pangan nasional.
Panen dilaksanakan di dua lokasi, yakni lahan milik Sehono di Desa Batuah dengan luas sekitar 3,5 hektare dan lahan milik Ansori di Desa Malintut seluas sekitar 5 hektare. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polres Barito Timur terhadap program Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Stefanus Rantealo, mengatakan panen raya ini menjadi bukti komitmen Polri dalam mengawal program strategis pemerintah di sektor pangan.
"Pelaksanaan panen raya hari ini merupakan atensi dari Presiden Republik Indonesia dan Pimpinan Polri dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan," ujar Stefanus.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama yang terjalin antara Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, kelompok tani dan instansi terkait. Sinergi itu akan terus diperkuat agar produktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat.
"Kami akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang selalu bersinergi dengan pemerintah desa, kelompok tani dan instansi terkait dalam mendorong peningkatan hasil pertanian masyarakat," lanjut Stefanus.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Kapolsek Dusun Tengah didampingi Wakapolsek Iptu Abadi Rahmad bersama personel Polsek Dusun Tengah. Turut hadir perangkat desa serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Raren Batuah yang selama ini aktif mendampingi para petani.
Pada kesempatan itu, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Baruyan dan PPL Kecamatan Raren Batuah atas dukungan yang diberikan sehingga Panen Raya Jagung Kuartal II dapat berlangsung lancar dan memberikan hasil yang memuaskan.
Keberhasilan memanen sekitar 34 ton jagung diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan di Kabupaten Barito Timur sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat langkah menuju terwujudnya swasembada pangan nasional. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









