BORNEONEWS, Banjarmasin - Sebuah truk dilaporkan menabrak tiang traffic light di kawasan Jalan S. Parman, Kota Banjarmasin, Sabtu, 18 Juli 2026. Kerasnya benturan menyebabkan beberapa tiang lampu lalu lintas roboh, sementara kabel-kabel menjuntai dan berhamburan hingga ke badan jalan.
Informasi pertama yang diterima relawan menyebutkan sopir truk masih terjebak di dalam kabin usai kecelakaan terjadi. Korban diduga mengalami cedera pada bagian tangan dan tidak dapat keluar sendiri dari kendaraan.
"Diduga patah tangannya dan masih berada di dalam truk," demikian laporan awal warga sekitar yang diterima relawan sesaat setelah kejadian.
Mendapat laporan tersebut, sejumlah relawan bersama petugas ambulans, Badan Penanggulangan Bencana, serta aparat kepolisian segera menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan untuk mengeluarkan korban dari dalam kabin truk sebelum mendapatkan penanganan medis.
Koordinator relawan, Via, mengatakan korban akhirnya berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. "Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit menggunakan unit KC," ujarnya.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan pendataan serta penyelidikan guna mengungkap kronologi insiden, termasuk penyebab truk hingga menabrak fasilitas lalu lintas tersebut.
Usai proses evakuasi, petugas langsung melakukan penanganan di lokasi dengan mengevakuasi tiang traffic light yang roboh serta merapikan kabel yang berserakan. Mengingat Jalan S. Parman merupakan salah satu ruas utama di Kota Banjarmasin, upaya tersebut dilakukan secepat mungkin untuk mencegah kemacetan dan menghindari potensi kecelakaan lanjutan bagi pengguna jalan. (SABRIANOOR/j)









