BORNEONEWS, Jakarta – Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel menilai pertandingan melawan Prancis dalam perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan bagi timnya untuk menunjukkan karakter dan kualitas sebenarnya.
Inggris harus menjalani pertandingan tersebut setelah langkah mereka dihentikan Argentina pada babak semifinal. The Three Lions dijadwalkan menghadapi Prancis di Stadion Miami, Amerika Serikat, Minggu, 19 Juli 2026 pukul 04.00 WIB.
Tuchel menegaskan para pemain harus tetap menunjukkan mentalitas terbaik meski gagal mencapai pertandingan final.
“Mentalitas bukan sesuatu yang dapat dinyalakan dan dimatikan sesuka hati. Ini merupakan momen untuk menunjukkan siapa kami sebenarnya dan apa yang telah kami perlihatkan sepanjang turnamen,” kata Tuchel dikutip dari laman resmi FIFA, Sabtu, 18 Juli 2026.
Kemenangan atas Prancis dinilai dapat menjadi penghibur bagi Inggris setelah gagal mengulang pencapaian menembus final seperti pada Piala Dunia 1966.
Setelah menjadi juara pada edisi tersebut, pencapaian terbaik Inggris di Piala Dunia adalah menempati posisi keempat pada 1990 dan 2018.
Pada perebutan tempat ketiga Piala Dunia 1990, Inggris dikalahkan tuan rumah Italia dengan skor 1-2. Sementara pada edisi 2018, Inggris takluk 0-2 dari Belgia.
Tuchel menyebut kemenangan atas Prancis akan membawa Inggris mencatatkan pencapaian terbaik dalam enam dekade terakhir.
“Ini adalah kesempatan untuk mencatatkan hasil terbaik Inggris dalam 60 tahun terakhir. Kami akan menghadapi salah satu tim terbaik dunia, bahkan mungkin tim yang tampil paling konsisten hingga semifinal,” ujarnya.
Sementara itu, bek Inggris John Stones mengakui laga perebutan tempat ketiga datang terlalu cepat setelah para pemain merasakan kekecewaan akibat kekalahan dari Argentina.
Meski demikian, Inggris tetap bertekad memanfaatkan pertandingan tersebut untuk meraih kemenangan dan membawa pulang medali perunggu.
“Itu merupakan sesuatu yang sulit diterima atau dicerna begitu saja. Itulah kenyataan pahit yang sedang kami hadapi saat ini,” kata Stones.
Menurutnya, para pemain membutuhkan waktu untuk meredakan emosi setelah gagal mencapai final. Namun, jadwal pertandingan yang begitu dekat membuat Inggris harus segera mengalihkan fokus.
“Besok datang begitu cepat dan menjadi kesempatan yang baik bagi kami untuk mengalihkan fokus demi meraih medali perunggu,” pungkas Stones.
Stones menjadi salah satu pemain penting Inggris selama Piala Dunia 2026. Ia hanya absen dalam dua dari tujuh pertandingan yang dijalani The Three Lions sepanjang turnamen.
ANTARA









