BORNEONEWS, Palangka Raya - Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Wilayah Khusus atau Rakorwilsus di Hotel Luwansa, Palangka Raya pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan ini difokuskan untuk mempercepat pembentukan struktur partai hingga tingkat Dewan Pimpinan Ranting atau DPRt sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
Ketua DPW PSI Kalimantan Tengah, Sipet Hermanto, mengatakan masih terdapat sejumlah daerah yang sedang berproses melengkapi kepengurusan. Karena itu, menurutnya, ketidakhadiran beberapa DPD dalam Rakorwilsus memiliki alasan yang berbeda-beda.
Ia menjelaskan DPD PSI Sukamara saat ini masih dalam tahap pembentukan kepengurusan sehingga belum dapat mengikuti kegiatan.
"Sementara DPD PSI Barito Utara sebenarnya telah memiliki kepengurusan yang lengkap, namun saat ini tidak hadir. Untuk ini merupakan bagian dari kebijakan yang ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat atau DPP sehingga kami minta arahannya," kata Sipet Hermanto.
Dalam Rakorwilsus tersebut, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai Cetak Biru Pergerakan: Panduan Operasional Pembentukan Struktur DPRt sebagai acuan dalam mempercepat pembentukan organisasi hingga tingkat akar rumput.
Arahan Ketua Harian DPP PSI yang disampaikan melalui Pancani Gandrung menekankan pentingnya percepatan penyelesaian struktur kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Menurutnya, kelengkapan struktur menjadi fondasi utama bagi partai dalam menjalankan program kerja sekaligus mempersiapkan rekrutmen bakal calon legislatif.
"Struktur kepengurusan harus segera diselesaikan karena kita akan masuk pada tahapan mencari calon legislatif. Tanpa struktur yang kuat, kerja-kerja partai di lapangan tidak akan berjalan maksimal," ujar Pancani.
Melalui Rakorwilsus ini, DPW PSI Kalimantan Tengah berharap seluruh DPD dapat segera menuntaskan pembentukan struktur organisasi hingga tingkat DPRt. Dengan demikian, mesin partai di setiap daerah dapat bergerak lebih efektif dalam menjalankan konsolidasi organisasi, memperluas basis kader, serta meningkatkan kesiapan menghadapi kontestasi politik mendatang. (TESTI PRISCILLA/j)









