JAKARTA –

BORNEONEWS, Kuala Kurun – Bupati Gunung Mas Jaya S. Monong mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi teladan dalam menggunakan media sosial secara bijak, positif, dan bertanggung jawab.

ASN memiliki peran penting sebagai penyampai informasi yang benar kepada masyarakat sekaligus menjaga kondusivitas daerah melalui ruang digital.

"Kita harus menjadi contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat, terutama bagaimana kita bermedia sosial yang baik, khususnya kita yang berada di lingkungan pemerintahan," ujar Jaya, Minggu, 19 Juli 2026.

Kata Jaya, konten yang dipublikasikan hendaknya berisi informasi mengenai kegiatan pemerintah, pengumuman resmi, inovasi, pelayanan publik, maupun edukasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Sebagai ASN, saat kita bermedia sosial atau menyampaikan pendapat, sebaiknya yang dipublikasikan adalah hal-hal yang membangun, saling menguatkan, memberikan edukasi, serta informasi mengenai inovasi dan pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Bupati juga mendorong adanya sinergi antarakun media sosial pemerintah daerah dengan organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, ketika akun resmi Bupati mengunggah informasi mengenai kegiatan pemerintahan atau pembangunan, OPD terkait dapat ikut memberikan penjelasan melalui kolom komentar agar masyarakat memperoleh informasi yang lebih lengkap.

Jaya meminta setiap perangkat daerah aktif merespons pertanyaan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Respons yang cepat, jelas, dan sesuai kewenangan diyakini mampu membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat.

"Apabila ada masyarakat yang bertanya di kolom komentar, silakan dinas terkait memberikan respons. Dengan begitu akan terjalin komunikasi yang baik sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak terjadi kesalahpahaman," tuturnya.

Menurut Jaya, komunikasi yang baik di media sosial akan mencegah munculnya informasi yang keliru maupun polemik yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Jangan sampai informasi yang tidak benar berkembang dan akhirnya menjadi polemik di masyarakat. Kondusivitas Kabupaten Gunung Mas harus dijaga bersama, dan itu berawal dari ASN.

Melalui pemanfaatan media sosial yang positif, Jaya berharap ASN tidak hanya menjadi pelayan publik di dunia nyata, tetapi juga mampu menjadi teladan di ruang digital dengan menyebarkan informasi yang akurat, membangun, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (RISKA YULYANA)