TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – SD Negeri 3 Tamiang Layang resmi terpilih sebagai wakil Kabupaten Barito Timur dalam Lomba Perpustakaan Terbaik Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Penetapan tersebut diumumkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur, Senin, 20 Juli 2026, setelah sekolah tersebut meraih nilai tertinggi dalam seleksi tingkat kabupaten yang meliputi penilaian administrasi, presentasi inovasi hingga visitasi lapangan selama 10 hari.

Keberhasilan itu menjadi pencapaian membanggakan bagi dunia pendidikan Barito Timur. SD Negeri 3 Tamiang Layang dinilai mampu menghadirkan perpustakaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran yang inovatif dan mampu menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan sekolah itu membawa nama Barito Timur bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Tengah.

Plt Kepala DPK Barito Timur, Ari Panan P Lelu melalui Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Ernawaty, mengatakan pemilihan perpustakaan terbaik merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan budaya gemar membaca sejak usia dini sekaligus mendorong sekolah terus berinovasi dalam memberikan layanan perpustakaan.

"Kami mengapresiasi seluruh sekolah dasar yang telah berpartisipasi. Penilaian tidak hanya didasarkan pada koleksi buku, tetapi juga inovasi, kreativitas, keterlibatan siswa, serta kebermanfaatan perpustakaan bagi warga sekolah," ujar Ernawaty.

Ia menjelaskan, tim penilai menggunakan tujuh indikator utama dalam proses seleksi, meliputi kelengkapan administrasi, inovasi layanan, kreativitas pengelolaan, keterlibatan peserta didik hingga dampak perpustakaan terhadap peningkatan minat baca warga sekolah. Berdasarkan hasil penilaian menyeluruh tersebut, SD Negeri 3 Tamiang Layang dinyatakan paling layak mewakili Barito Timur pada kompetisi tingkat provinsi.

Kepala SD Negeri 3 Tamiang Layang, Salikurnima, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah dalam membangun ekosistem literasi yang aktif dan berkelanjutan.

"Ini adalah hasil kerja bersama guru, siswa, orang tua dan komite sekolah. Inovasi Pojok Baca yang kami kembangkan, disertai pelaksanaan Hari Literasi dengan kegiatan wajib membaca di perpustakaan, terbukti mampu meningkatkan minat baca peserta didik," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, DPK Barito Timur menyerahkan piala, piagam penghargaan serta bantuan pengembangan koleksi buku pinjam pakai kepada SD Negeri 3 Tamiang Layang. Dukungan tersebut diharapkan semakin memperkuat kualitas layanan perpustakaan sekolah sekaligus menjadi bekal menghadapi penilaian di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

Pemilihan Perpustakaan Terbaik merupakan bagian dari program pengembangan perpustakaan daerah yang didukung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

DPK Barito Timur berharap keberhasilan SD Negeri 3 Tamiang Layang menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menghadirkan inovasi dan memperkuat budaya membaca sebagai fondasi peningkatan kualitas pendidikan di daerah. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)