PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengingatkan seluruh pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta memperkuat perang melawan penyalahgunaan narkoba.

Hal itu disampaikan saat memimpin Upacara Hari Jadi Ke-24 Kabupaten Katingan di Halaman Kantor Bupati Katingan, Senin, 20 Juli 2026.

Edy mengatakan puncak musim kemarau diperkirakan berlangsung pada Agustus hingga September 2026 sehingga seluruh pihak harus meningkatkan kesiapsiagaan.

Ia menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2026.

"Penting meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjelang puncak musim kemarau," ujarnya.

Selain itu, Edy mengajak seluruh masyarakat menjadikan pemberantasan narkoba sebagai tanggung jawab bersama.

Ia mengenang gugurnya tiga anggota kepolisian saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkoba. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman narkoba masih nyata dan harus dilawan secara bersama-sama.

Edy mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan perang melawan narkoba sebagai tanggung jawab bersama demi melindungi generasi penerus bangsa.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat terus bersinergi menjaga Kalimantan Tengah tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman Karhutla maupun penyalahgunaan narkoba. (HERMAWAN DP/j)