BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) mengikuti Program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta.
Pelatihan yang berlangsung selama dua pekan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas kepala daerah, khususnya dalam bidang kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta peningkatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.
Bupati Kobar mengatakan, keikutsertaannya dalam program tersebut merupakan langkah awal untuk memperluas wawasan dan memperkuat kemampuan dalam menjalankan roda pemerintahan agar semakin efektif dan berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, berbagai materi yang disampaikan selama pelatihan akan menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Melalui setiap materi, diskusi, dan pengalaman yang kami peroleh, semoga menjadi bekal berharga untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendorong kemajuan daerah," ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan yang digelar Lemhannas RI tidak hanya membahas aspek kepemimpinan, tetapi juga memperkuat pemahaman mengenai sinergi kebijakan antarpemerintahan agar pelaksanaan program pembangunan berjalan selaras.
"Banyak sekali manfaatnya untuk kami kepala daerah, terutama dalam penguatan sistem sinergi antara kebijakan pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten. Sehingga kolaborasi dan saling memberikan dukungan dapat berjalan lebih baik," katanya.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai dinamika geopolitik yang berkembang saat ini, sehingga kepala daerah diharapkan mampu menyusun kebijakan yang adaptif terhadap berbagai tantangan global maupun nasional.
"Kami juga diajak bersama-sama melihat situasi geopolitik saat ini, sehingga memiliki perspektif yang lebih luas dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan daerah," ucapnya.
Bupati berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan nantinya, dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Dengan semangat Bismillah, semoga setiap proses pembelajaran ini menjadi ikhtiar bersama, untuk mewujudkan Kotawaringin Barat semakin maju serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang kita cintai," tutupnya. (DANANG/j)









