BORNEONEWS, Sampit – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan responsif.
"Hari ini kami jemput bola untuk pasien yang di rawat di RSUD dr Murjani Sampit. Pasien yang belum melakukan perekaman itu sasarannya, " kata Kepala Disdukcapil Kotim Wiyono, Senin, 20 Juli 2026.
Tim pelayanan Disdukcapil Kotim melaksanakan kegiatan jemput bola administrasi kependudukan berupa perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) bagi pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD Dokter Mujiandi Sampit.
Wiyono menjelaskan bahwa petugas membawa perangkat perekaman portable yang meliputi kamera, alat pemindai sidik jari, serta pemindai retina. Dengan perlengkapan itu, petugas langsung mendatangi ruang perawatan pasien untuk memudahkan proses perekaman elektronik.
“Pelayanan jemput bola ini sebagai bentuk komitmen kami agar tidak ada masyarakat Kotim yang tidak tercatat dalam administrasi kependudukan sebagai warga Kabupaten Kotim maupun Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa Disdukcapil bertanggung jawab memastikan seluruh warga terdata sejak lahir hingga meninggal dunia supaya setiap peran dan fungsi masyarakat dapat sesuai dengan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bernegara.
“Disdukcapil berperan penting dalam mencatat dan mengadministrasikan kependudukan agar warga mendapatkan hak kependudukan yang semestinya,” lanjut Wiyono.
Selain itu, ia mengajak seluruh lembaga, organisasi, dan LSM untuk turut berkontribusi dalam mendorong dan mendukung pelayanan Disdukcapil agar keberadaan warga dapat terdata dengan baik secara menyeluruh.
“Kita berharap peran aktif dari semua pihak dapat memperkuat layanan Disdukcapil sehingga pelayanan administrasi kependudukan semakin merata dan tepat sasaran,” pungkasnya.
Pelayanan jemput bola ini diharapkan dapat mempercepat proses perekaman KTP-el bagi warga yang kesulitan mengakses layanan secara langsung, terutama pasien rumah sakit maupun warga lanjut usia dan difabel. Program ini merupakan bagian dari inovasi Disdukcapil Kotim dalam menghadirkan pelayanan yang ramah, efektif, dan inklusif. (DEVIANA/j)









