BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan nilai-nilai Huma Betang dan Belom Bahadat harus terus dipelihara sebagai modal sosial dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Hasupa Hasundau dalam rangka Hari Jadi ke-24 Kabupaten Katingan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) DR II Kasongan, Senin, 20 Juli 2026.
Membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah, Edy mengatakan kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh persatuan dan keharmonisan masyarakat.
"Melalui silaturahmi seperti ini akan tumbuh semangat kebersamaan, semangat persatuan, dan semangat persaudaraan yang makin kokoh di antara kita semua," ujarnya.
Menurut Edy, kekuatan terbesar daerah bukan terletak pada kekayaan alam, tetapi pada kerukunan dan keharmonisan masyarakatnya.
“Kalau kita semua guyub rukun, bergotong royong, Penyang Hinjei Simpei, niscaya tantangan seberat apa pun dapat kita atasi untuk mewujudkan kemajuan Kabupaten Katingan dan Kalimantan Tengah,” tambahnya.
Dia mengingatkan semangat kebersamaan yang diwariskan melalui falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat semangat gotong royong dan persaudaraan agar berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama. (HERMAWAN DP/R)
Huma Betang dan Belom Bahadat Jadi Modal Membangun Daerah
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Salurkan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Agustiar Sabran Ajak Masyarakat Berdoa agar Karhutla Berakhir
Pemprov Kalteng Gelar Istighosah dan Doa Bersama Hadapi Karhutla
Ribuan Santri Gelar Istighatsah, Doakan Kalteng Bebas Karhutla dan Kabut Asap
Komentar (0)
Memuat komentar…






