SAMPIT –

BORNEONEWS, Jakarta – PT Danantara Investment Management melalui anak usahanya, PT Daya Energi Bersih Nusantara atau Denera, membuka pendaftaran bagi lembaga keuangan untuk bergabung dalam panel pemberi pinjaman atau Lenders Panel proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik.

Chief Financial Officer Denera M Ramadhan Harahap mengatakan kesempatan tersebut terbuka bagi institusi keuangan yang memiliki minat, kapasitas, dan pengalaman dalam pembiayaan proyek infrastruktur.

“Inisiatif ini membuka peluang bagi para pemberi pinjaman untuk terlibat sejak awal dalam pengembangan pembiayaan proyek PSEL,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta.

Menurut Ramadhan, proyek PSEL akan menjadi bagian penting dalam transformasi pengelolaan sampah dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Pembentukan Lenders Panel bertujuan menghimpun calon pemberi pinjaman dan mitra pembiayaan yang beragam untuk mendukung sejumlah proyek PSEL di berbagai wilayah Indonesia.

Danantara dan Denera menunjuk PT Indonesia Infrastructure Finance sebagai penasihat keuangan yang bertugas mengoordinasikan pendaftaran serta mengumpulkan informasi dari calon peserta.

Melalui panel tersebut, Danantara dan Denera akan mengidentifikasi lembaga keuangan yang memiliki kapasitas finansial, pengalaman pembiayaan infrastruktur, dan minat strategis mendukung program PSEL.

Calon peserta diminta menyampaikan minat pembiayaan, baik pada tingkat portofolio maupun proyek individual.

“Informasi tersebut akan membantu kami mengukur potensi kapasitas pembiayaan dan mengeksplorasi struktur pendanaan yang sesuai,” ujar Ramadhan.

Struktur pendanaan yang dapat ditawarkan meliputi sumber utang, fasilitas nontunai, maupun berbagai solusi pembiayaan lainnya sebelum proses pendanaan formal dimulai.

Pendaftaran terbuka bagi bank umum, Himpunan Bank Milik Negara, Bank Pembangunan Daerah, lembaga pembiayaan pembangunan, institusi multilateral, lembaga kredit ekspor, dan lembaga keuangan lainnya.

Institusi peserta dapat menyampaikan minat untuk menyediakan atau mengatur berbagai instrumen pembiayaan.

Instrumen tersebut antara lain pinjaman senior, pinjaman junior atau subordinasi, pembiayaan berbasis ekuitas, pinjaman jembatan, fasilitas jembatan ekuitas, bank garansi, dan standby letter of credit.

Selain itu, tersedia peluang berupa performance bond, pembiayaan perdagangan, struktur mezzanine atau hibrida, pembiayaan terkait keberlanjutan, serta dukungan dari lembaga kredit ekspor maupun bank pembangunan multilateral.

Lembaga yang berminat dapat mendaftarkan ketertarikannya melalui alamat surat elektronik lenderspanel.danantara@iif.co.id. Masa pendaftaran dibuka hingga Selasa, 28 Juli 2026.

IIF akan mendampingi calon peserta dalam proses pendaftaran, penyampaian informasi yang dibutuhkan, dan penerapan ketentuan kerahasiaan.

Danantara menegaskan proses tersebut hanya merupakan undangan penyampaian minat dan bukan penawaran, komitmen, perjanjian, ataupun kewajiban untuk menjalin pembiayaan.

Danantara dan Denera juga memiliki kewenangan untuk mengubah jadwal, meminta informasi tambahan, menerima atau menolak pengajuan, hingga menghentikan proses tanpa menimbulkan kewajiban kepada peserta.

Seluruh biaya yang muncul dalam proses pendaftaran menjadi tanggung jawab masing-masing institusi yang berpartisipasi.