BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah menggelar edukasi keuangan bagi masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Hanjak Maju, Kabupaten Pulang Pisau.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya pada segmen keluarga. Edukasi diarahkan untuk membangun keluarga yang cerdas secara finansial, mandiri, sejahtera, dan berkualitas.
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan, literasi keuangan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
“Keluarga dengan tingkat literasi keuangan yang baik cenderung lebih mampu memenuhi kebutuhan dasar, mempersiapkan dana darurat, merencanakan pendidikan anak, serta menghadapi risiko ekonomi sehingga dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Primandanu dalam rilisnya kepada Borneonews pada Selasa, 21 Juli 2026.
Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap perencanaan dan pengelolaan keuangan keluarga perlu terus diperkuat. Sebab, kemampuan mengelola keuangan secara bijak menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun keluarga yang sejahtera dan berkelanjutan.
Seentara itu, Kepala Desa Hanjak Maju, Supiani, mengapresiasi pelaksanaan edukasi keuangan tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan keluarga.
“Saya berharap edukasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Hanjak Maju dalam membangun keluarga yang lebih mandiri, sejahtera, dan berkualitas,” terang Supiani.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis Buku Saku Perencanaan Pengelolaan Keuangan Keluarga kepada peserta. Buku saku tersebut diharapkan menjadi panduan praktis bagi masyarakat untuk mengelola keuangan secara lebih bijak, terencana, dan berkelanjutan. (TESTI PRISCILLA/Y)









