PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekitar 600 peserta dari jenjang SMP dan SMK di Kabupaten Kotawaringin Barat mengikuti pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI Adaptif yang didampingi Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

"Pendampingan pelaksanaan UKBI Adaptif tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 14–16 Juli 2026, dengan lokasi kegiatan di SMP Negeri 1 Arut Selatan dan SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun," kata Kepala Balai Bahasa Kalteng, Sukardi Gau pada Selasa, 21 Juli 2026.

Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi dan simulasi pelaksanaan UKBI Adaptif di SMP Negeri 1 Arut Selatan pada 14 Juli 2026.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 15 Juli dengan pendampingan pelaksanaan UKBI Adaptif di SMP Negeri 1 Arut Selatan serta sosialisasi UKBI di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun.

"Selanjutnya, pada 16 Juli 2026, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah kembali melakukan pendampingan pelaksanaan UKBI Adaptif di SMK Muhammadiyah Pangkalan Bun," tuturnya.

Selama kegiatan berlangsung, kepala sekolah dan guru turut mendampingi para peserta. Dukungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan UKBI Adaptif berjalan dengan tertib dan lancar.

"Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah terus mendukung pelaksanaan UKBI Adaptif di satuan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan pemahaman peserta didik mengenai pentingnya penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar," tuturnya.(TESTI PRISCILLA)