KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Peristiwa kebakaran skala kecil yang sempat menghebohkan warga di sebuah barak di Jalan Tjilik Riwut, Gang 3A, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, pada Senin sore kemarin, akhirnya terungkap memiliki dugaan unsur tindak pidana.

Di balik insiden yang semula dikira kebakaran biasa itu, polisi menduga terjadi penganiayaan berat dengan cara penyiraman dan pembakaran terhadap empat orang korban.

Peristiwa tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian warga karena api muncul di salah satu barak dan langsung direspons cepat oleh sejumlah relawan pemadam kebakaran (BPK).

Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain. Namun, penyelidikan kepolisian kemudian mengungkap adanya dugaan tindak kekerasan yang menjadi penyebab kebakaran tersebut.

Akibat kejadian itu, empat orang menjadi korban dengan luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh. Korban terdiri atas satu anak dan tiga perempuan dewasa yang kemudian mendapat penanganan medis akibat luka yang diderita.

Kapolsek Selat, AKP Tadik, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan penanganan kasus kini masih didalami oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Selat bersama Satreskrim Polres Kapuas untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi maupun motif di balik kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek, setelah menerima informasi dari masyarakat, Personel Macan Selat Unit Reskrim Polsek Selat langsung bergerak melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.

Dalam waktu kurang dari satu jam, petugas berhasil mengamankan seorang laki-laki dewasa berinisial D yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

"Benar, telah diamankan satu orang terduga pelaku. Untuk proses penyidikan dan penyelidikan masih terus dilakukan oleh personel Satreskrim Polres Kapuas," ujar AKP Tadik, Selasa, 22 Juli 2026.

Kapolsek menambahkan, keberhasilan mengamankan terduga pelaku dalam waktu singkat merupakan bentuk respons cepat dan profesionalitas Personel Macan Selat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, polisi masih mengumpulkan alat bukti dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara lengkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan empat korban mengalami luka bakar serius. (SABRIANOOR/R)