MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Surutnya permukaan Sungai Barito memunculkan hamparan pasir atau gosong di sejumlah titik, salah satunya di Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara.

Fenomena tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, kawasan yang menyerupai pantai itu ramai dikunjungi warga untuk bersantai, berekreasi bersama keluarga, dan mengabadikan momen.

Menyikapi tingginya antusiasme pengunjung, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Barito Utara Pariadi mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama berada di kawasan tersebut.

“Diharapkan masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan Pantai Sungai Barito. Bagi yang membawa anak-anak agar selalu mendampingi mereka saat bermain sehingga hal-hal yang tidak diinginkan dapat dihindari,” katanya, Selasa, 21 Juli 2026.

Pariadi meminta orang tua tidak membiarkan anak bermain tanpa pengawasan, terutama di lokasi yang berdekatan dengan aliran sungai.

Meski permukaan air sedang surut, arus Sungai Barito masih berpotensi membahayakan. Kondisi dasar sungai juga dapat berubah dan memiliki bagian yang lebih dalam dari kawasan sekitarnya.

Karena itu, pengunjung diimbau tidak bermain terlalu dekat dengan aliran sungai serta memperhatikan perubahan kondisi air selama berada di lokasi.

Selain keselamatan, Pariadi meminta masyarakat menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan sampah di kawasan gosong pasir.

“Fenomena surutnya Sungai Barito menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Namun, seluruh pengunjung harus tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi imbauan, dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, kebersihan perlu dijaga agar kawasan tersebut tetap nyaman dinikmati bersama sekaligus tidak mencemari Sungai Barito.

Disbudparpora Barito Utara berharap masyarakat dapat menikmati wisata dadakan tersebut dengan aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Kepedulian pengunjung terhadap keselamatan dan lingkungan juga dinilai penting untuk menjaga potensi wisata alam di Kabupaten Barito Utara. (RAMADHANI/j)