JAKARTA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Bursa Efek Indonesia atau BEI Kalimantan Tengah menggelar Sekolah Pasar Modal bagi Komunitas Sepeda Palangka Raya.

Kegiatan yang dirangkai dengan pembukaan rekening investasi pasar modal tersebut berlangsung di Muhammad Subuh Center, Sei Gohong, dan menjadi bagian dari rangkaian Palangka Raya Bersepeda yang diselenggarakan Komunitas Hakumpul Seli atau HASI.

Kegiatan tersebut turut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kota Palangka Raya dan HUT ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Manajer Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis atau PEPK dan LMST Kantor OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Bima Haru Kurniawan, menyampaikan bahwa edukasi pasar modal menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi.

"Melalui Sekolah Pasar Modal, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pasar modal sekaligus pemahaman terkait pentingnya memilih instrumen investasi yang legal, diawasi oleh OJK, serta disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor," kata Bima dalam rilisnya pada Rabu, 22 Juli 2026.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Road to SEPMT 2026. OJK bersama BEI Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di berbagai lapisan masyarakat, termasuk melalui pendekatan komunitas.

"Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung target terbentuknya 1.000 Single Investor Identification (SID) baru di Kalimantan Tengah sepanjang 2026," tambahnya.

Dengan demikian, lanjut Bima, masyarakat diharapkan tidak hanya memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pasar modal, tetapi juga mulai berpartisipasi secara aktif dalam investasi melalui instrumen yang aman dan sesuai dengan kebutuhan.

Kolaborasi OJK dan BEI Kalimantan Tengah dengan komunitas sepeda ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi pasar modal. Komunitas yang memiliki aktivitas rutin dan jaringan luas dinilai dapat menjadi sarana strategis untuk menyebarluaskan informasi mengenai investasi yang legal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar terhindar dari berbagai tawaran investasi ilegal. (TESTI PRISCILLA/y)