BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat menerapkan prinsip konsistensi dalam bersepeda untuk membangun kesehatan finansial. Hal itu disampaikan dalam kegiatan edukasi pasar modal yang dirangkai dengan Palangka Raya Bersepeda.
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili Asisten Manajer Bidang Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis (PEPK dan LMST), Noor Bima Haru Kurniawan, mengatakan menjaga kesehatan finansial membutuhkan kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“Bersepeda mengajarkan kita pentingnya menjaga kebugaran melalui kebiasaan yang dilakukan secara konsisten. Prinsip yang sama juga berlaku dalam menjaga kesehatan finansial,” terang Bima dalam rilisnya pada Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, kondisi keuangan yang sehat tidak dapat dibangun secara instan. Diperlukan perencanaan keuangan yang baik, pengelolaan pengeluaran secara disiplin, serta kebiasaan berinvestasi secara rutin sesuai dengan kemampuan masing-masing.
"Pemahaman tersebut penting dimiliki masyarakat agar dapat mengambil keputusan keuangan secara bijaksana," katanya.
Terlebih, lanjut Bima, masyarakat kini semakin dihadapkan pada beragam pilihan produk dan layanan keuangan, termasuk instrumen investasi di pasar modal.
Kegiatan edukasi yang digelar OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalimantan Tengah tersebut berlangsung interaktif. Peserta Palangka Raya Bersepeda memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi mengenai pengelolaan keuangan, investasi, hingga produk dan layanan yang tersedia di sektor pasar modal.
Antusiasme peserta menunjukkan semakin tingginya perhatian masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan. OJK berharap edukasi yang dilakukan melalui komunitas dapat mendorong masyarakat membangun kebiasaan finansial yang sehat sekaligus lebih bijak dalam menentukan pilihan investasi. (TESTI PRISCILLA/y)









