BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Masyarakat menyambut positif jalan penghubung kecamatan yang saat ini masih ditangani Pemkab Seruyan. Mereka, terutama para pengendara sepeda motor merasakan banyak manfaat positif atas pembangunan infrastruktur jalan tersebut. Mereka kini tak lagi merasa desanya terisolir.

"Untuk ruas jalan penghubung antara ibukota kota kabupaten Kuala Pembuang Kecamatan Seruyan Hilir – Desa Bangun Harja Kecamatan Seruyan Hilir dan Desa Telaga Pulang Kecamatan Danau Sembuluh, dalam sepekan ini makin ramai dilalui. Jarak tempuh ke lokasi tujuan bisa lebih cepat," kata Jainudin (43), warga Desa Baung Kecamatan Seruyan Hilir di Kuala Pembuang, Senin (9/1/2017).

Warga yang bekerja di perusahaan sawit PT Gawi Bahandep Sawit Mekar itu menyampaikan, disepanjang perjalanan tempuh mulai dari arah Desa Telaga Pulang hingga Kuala Pembuang, disaat musim panas badan jalannya tampak mengeras. Sementara kalau diguyur hujan lebat dalam waktu lama, memang masih agak menyulitkan namun masih bisa dilintasi karena kondisinya becek dan berlumpur. Tapi jarak tempuhnya jauh lebih lama dari biasanya.

“Namun saya bersyukur dengan adanya jalan tembus ini. Paling tidak kita tidak lagi harus memutar akses dari Sampit menuju Kuala Pembuang dengan sepeda motor. Lebih hematan waktunya ketimbang harus memutar dari arah Sampit. Di musim panas, paling butuh waktu dua jam perjalanan ke Kuala Pembuang sudah sampai,” ujar dia.

Senada disampaikan Sahrian, (27), yang juga warga Desa Baung Kecamatan Seruyan Hilir. Dia mengatakan, meskipun jarak antara desa tempat tinggalnya dengan Kuala Pembuang cukup jauh, namun dengan adanya akses jalan tembus setidaknya memudahkan dirinya cepat sampai ke tujuan untuk keperluan urusan tertentu.

“Wah, apalagi kalau badan jalannya sudah diaspal, tentunya ini sangat lebih memudahkan lagi bagi warga pengendara bermotor lainnya,” kata dia.

Sementara itu, menyangkut kesiapan lanjutan program penanganan jalan tembus antar kecamatan tersebut, Bupati Seruyan Sudarsono, mengatakan rencana atau arah pembangunan pada tahun 2017 ini pihaknya masih memfokuskan pada penyelesaian jalan penghubung yang dimaksud.

“Lanjutan pengerjaan jalan akan kami lanjutan kembali di tahun 2017 ini untuk penyempurnaan. Itu pun akan disesuaikan dengan ketersediaan dana yang ada. Mengingat ada sejumlah program lain, yang mesti harus dibenahi dan ditingkatkan lagi. Namun keinginan utama kita, untuk akses jalan antar kecamatan ini bisa terealisasi pembangunan sepenuhnya sehingga tidak menjadi kendala tersendiri bagi masyarakat, terutama yang ingin memasarkan hasil bumi dan panennya ke daerah luar meski masih dalam lingkup Kabupaten Seruyan,” kata Sudarsono. (PARNEN/N).