BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) merilis data perkembangan terkini penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 13 titik kejadian telah ditangani tim gabungan yang tersebar di Kelurahan Bukit Tunggal, Menteng, Kalampangan, Bereng Bengkel, Marang, hingga Petuk Katimpun.
Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Palangka Raya, Balap Sipet, menyampaikan total luas lahan yang terdampak dari rangkaian kejadian tersebut mencapai 4,79 hektare.
"Status penanganan di lapangan bervariasi tergantung kondisi medan dan perkembangan api di masing-masing lokasi," katanya, Rabu, 22 Juli 2026.
Sebagian besar titik kebakaran telah berhasil dipadamkan dan kini memasuki tahap pemantauan serta pembasahan kembali agar api tidak berkobar lagi.
Lokasi tersebut meliputi Jalan Alam Lestari Gang Nonong Bangas seluas 1,62 hektare, Jalan Gustaf Erang, Jalan Kahuripan Ujung belakang BGE, Jalan Tjilik Riwut Km 23, area belakang Pesantren Hasanka, serta Jalan Danau Rangas seluas 0,10 hektare.
Sementara itu, tim darat masih terus berupaya melakukan pemadaman aktif di beberapa titik yang masih berkobar, antara lain di Jalan Banteng 23, Jalan Banteng 24 seluas 0,58 hektare, Jalan Petuk Katimpun, Jalan Hiu Putih Lanjutan, Jalan Danau Ilung seluas 0,50 hektare, hingga area Lingkar Luar Jalan Mahir Mahar seluas 1,99 hektare.
Khusus di Jalan G. Obos Lanjutan, petugas menghadapi kendala akses lokasi yang cukup jauh dan sulit dijangkau.
Balap Sipet memastikan hingga saat ini tidak ada korban jiwa maupun gangguan pada sektor pendidikan dan kesehatan.
Ketersediaan logistik penanggulangan bencana juga dipastikan aman dan komunikasi publik berjalan lancar tanpa hambatan.
Guna mencegah meluasnya kebakaran, petugas terus memperketat patroli di kawasan rawan serta memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.
"Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan titik api melalui Info Center Pusdalops-PB di nomor 0822-5588-2532," pungkasnya. (PATHUR/H)









