BORNEONEWS, Palangka Raya - Perum BULOG Kantor Wilayah Kalimantan Tengah terus memperkuat cadangan pangan pemerintah melalui optimalisasi pengadaan gabah dan beras dari petani lokal.
Hingga 17 Juli 2026, realisasi pengadaan gabah BULOG Kalteng mencapai 17.567.105 kilogram atau sekitar 17.567 ton. Sementara pengadaan beras tercatat sebanyak 60.000 kilogram.
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalimantan Tengah, Erwin Budiana, mengatakan optimalisasi pengadaan menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.
"Pengadaan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan pemerintah. Karena itu, momentum panen yang berlangsung di sejumlah daerah harus kita manfaatkan secara maksimal," kata Erwin pada Rabu, 22 Juli 2026.
Berdasarkan laporan BULOG, target pengadaan tahun 2026 mencapai 30.420.332 kilogram gabah dan 245.000 kilogram beras. Jika dikonversikan dalam setara beras, target tersebut mencapai 15.805.000 kilogram.
Realisasi hingga 17 Juli 2026 mencapai 9.045.574 kilogram setara beras atau sebesar 57,23 persen dari target. "Pningkatan penyerapan hasil panen juga memiliki dampak terhadap keberlanjutan ketersediaan pangan," tuturnya.
Dengan stok yang semakin kuat, BULOG memiliki cadangan yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat dan berbagai program pemerintah.
Di sisi lain, pengadaan gabah dari petani lokal juga menjadi bentuk dukungan terhadap sektor pertanian di Kalimantan Tengah. Penyerapan yang dilakukan BULOG diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani ketika memasuki musim panen.
"Kami ingin memastikan hasil produksi petani dapat terserap dengan baik. Dengan begitu, selain cadangan pangan pemerintah semakin kuat, petani juga memperoleh kepastian pasar," ujarnya.
Erwin memastikan BULOG Kalteng akan terus memantau potensi panen dan mengoptimalkan penyerapan di seluruh wilayah kerja agar target pengadaan tahun 2026 dapat tercapai.(TESTI PRISCILLA)









