BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung rencana pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) pembuatan bahan ajar muatan lokal yang digagas melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan.
Rencana tersebut dibahas dalam kunjungan Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan yang diwakili Kepala Bidang SMP, Koharoyan, ke Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 20 Juli 2026.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak tidak hanya membahas rencana kegiatan bimtek, tetapi juga melakukan koordinasi terkait progres tahapan Revitalisasi Bahasa Daerah tahun 2026.
Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Kambang, mengatakan pihaknya menyambut baik koordinasi dan rencana kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan tersebut. Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan untuk memperkuat upaya pelindungan dan pelestarian bahasa daerah melalui sektor pendidikan.
"Kami menyambut baik koordinasi ini. Kami berharap kerja sama yang dibangun dapat mendukung program revitalisasi bahasa daerah, khususnya melalui penguatan pembelajaran di sekolah dan penyediaan bahan ajar yang sesuai dengan konteks bahasa dan budaya daerah," ujar Kambang pada Rabu, 22 Juli 2026.
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah direncanakan turut berkontribusi sebagai narasumber dalam kegiatan bimtek pembuatan bahan ajar muatan lokal.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas pendidik dalam mengembangkan bahan pembelajaran yang relevan dengan potensi dan kekayaan bahasa serta budaya daerah.
Kambang menambahkan, bahan ajar yang disusun dengan memperhatikan karakteristik daerah diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendekatkan generasi muda dengan bahasa dan budaya lokal.
"Melalui bahan ajar yang baik dan sesuai kebutuhan, bahasa daerah dapat lebih mudah dikenalkan kepada peserta didik. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah agar tetap digunakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya," katanya.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pemanfaatan bahasa daerah dalam lingkungan pendidikan. Dengan adanya bahan ajar yang sesuai, bahasa daerah diharapkan tidak hanya tetap lestari, tetapi juga dapat diperkenalkan dan diwariskan kepada generasi muda melalui proses pembelajaran di sekolah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Tim Humas dan Tim Kerja Pelindungan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah. Sinergi antara Balai Bahasa dan Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program revitalisasi bahasa daerah sekaligus memperkuat implementasinya di satuan pendidikan.(TESTI PRISCILLA)








