BORNEONEWS, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui penebaran kembali benih ikan serta Gerakan Pangan Murah di DAM Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Rabu, 22 Juli 2026.
Bupati Barito Utara Shalahuddin mengatakan kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan, stabilitas pasokan pangan, dan perekonomian masyarakat.
“Restocking benih ikan merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian sumber daya perairan,” katanya.
Menurut Shalahuddin, populasi ikan yang terjaga dapat memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada sektor perikanan.
Pemerintah daerah tidak hanya melakukan penebaran benih, tetapi juga memberikan pembinaan kepada kelompok pembudidaya ikan.
Pembinaan meliputi penyediaan benih berkualitas, bantuan sarana produksi, peningkatan keterampilan, serta pendampingan dalam pengembangan usaha.
Shalahuddin menilai potensi perairan di Barito Utara harus dimanfaatkan secara optimal dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Kita memiliki sumber daya alam yang besar. Apabila dikelola dengan baik dan berkelanjutan, sektor perikanan dapat menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat pada masa depan,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Shalahuddin meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Program tersebut dinilai menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu upaya pemerintah menjaga pasokan, mengendalikan inflasi, dan memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat memanfaatkan program tersebut dengan baik sekaligus mendukung berbagai langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Shalahuddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Mari menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan Barito Utara yang lebih maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (RAMADHANI/j)









