PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) masa bakti 2026–2031 resmi dilantik, Rabu, 22 Juli 2026 malam. Kepengurusan baru dipimpin oleh K.H. Sayyid Muhammad Sulaiman Nur Basyaiban.

Pelantikan yang berlangsung di Gedung PCNU Kotawaringin Barat tersebut dirangkaikan dengan Pengajian Akbar bersama Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf. Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dihadiri ratusan warga nahdliyin serta sejumlah tokoh daerah.

Prosesi pelantikan dilakukan oleh Rais Syuriah PWNU Kalimantan Tengah, KH. Chairuddin Halim, serta disaksikan Ketua PWNU Kalimantan Tengah Wahyudi F. Dirun beserta jajaran pengurus wilayah.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik jajaran Pimpinan Cabang Muslimat NU Kobar, Pimpinan Cabang Fatayat NU Kobar masa bakti 2026–2031, serta kepengurusan PCNU Kabupaten Lamandau.

Usai prosesi pelantikan, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dengan berjabat tangan. 

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama kini telah menjadi organisasi Islam yang mendapat pengakuan luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

Menurutnya, keberhasilan organisasi harus diimbangi dengan proses kaderisasi yang kuat agar mampu menjaga keberlangsungan NU di masa mendatang.

"Kaderisasi ini penting untuk menjalankan roda organisasi. Sehingga perlu kader yang memiliki kualitas baik," ujar KH. Yahya Cholil Staquf.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap cita-cita PCNU Kotawaringin Barat, untuk menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pendirian klinik hingga rumah sakit NU.

Sementara itu, Ketua PWNU Kalimantan Tengah, Wahyudi F. Dirun, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum membangun semangat baru dalam menggerakkan organisasi.

"Pelantikan ini bukan hanya seremonial biasa, tetapi harus menjadi spirit bagi pengurus yang baru dilantik. Pelantikan Muslimat dan Fatayat juga merupakan bagian dari mesin kaderisasi yang harus dijalankan dengan baik," katanya.

Ketua PCNU Kotawaringin Barat, K.H. Sayyid Muhammad Sulaiman Nur Basyaiban, mengungkapkan bahwa pembentukan lembaga-lembaga di bawah naungan PCNU Kobar telah mencapai sekitar 80 persen. Ia menargetkan seluruh lembaga dapat terbentuk sepenuhnya sebelum akhir 2026.

Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan LazisNU Kobar kini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya keluarga nahdliyin di Kotawaringin Barat.

"Kami juga memohon dukungan agar dapat mengaktualisasikan program kesehatan NU. Minimal kami dapat menghadirkan klinik kesehatan NU, dan Insyaallah ke depan mampu membangun rumah sakit NU di Kabupaten Kotawaringin Barat," pungkasnya. (DANANG/y)