BORNEONEWS, Palangka Raya – Gerakan Pangan Murah (GPM) elpiji subsidi 3 kilogram yang digelar pemerintah provinsi dan pemerintah kota berkolabirasi dengan PT Nam Mulia Raya di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Palangka Raya, Jalan Soekarno, Kamis (23/7/2026), disambut antusias masyarakat.
Dalam kegiatan operasi pasar tersebut, elpiji subsidi dijual sesuai harga pangkalan, yakni Rp22.000 per tabung. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga di tingkat eceran yang, menurut sejumlah warga, di beberapa lokasi dapat mencapai Rp45.000 per tabung.
Salah seorang warga, Risna mengaku sengaja datang sejak pagi untuk mendapatkan elpiji subsidi karena harganya jauh lebih terjangkau. Ia mengatakan operasi pasar seperti ini sangat membantu, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"Kalau beli di eceran kadang bisa sampai Rp45 ribu. Di sini hanya Rp22 ribu, tentu sangat membantu kami menghemat pengeluaran rumah tangga," ungkapnya, Kamis 22 Juli 2026.
Selain menyediakan elpiji bersubsidi, Gerakan Pangan Murah juga menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan inflasi di Kota Palangka Raya.
Sementara itu, warga lainnya Indra berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin di berbagai wilayah Kota Palangka Raya, agar masyarakat lebih mudah memperoleh elpiji subsidi dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
"Kan, adanya kegiatan seperti ini terbantu rasanya lumayan harga murah jadi uang yang ada bisa untuk beli kebutuhan lainnya," tambahnya. (MARINI)









