BORNEONEWS, Palangka Raya – BPJS Ketenagakerjaan menargetkan sedikitnya 10 persen peserta Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) mampu menjadi pelaku usaha produktif setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan yang diberikan.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan keberhasilan Program PEKA tidak diukur dari banyaknya pelatihan yang diselenggarakan, melainkan dari jumlah peserta yang berhasil membangun kembali kemandirian ekonominya.
"Program ini bukan sekadar pelatihan. Setelah pelatihan kami akan melakukan tracking dan pendampingan, dengan target minimal 10 persen peserta mampu menjadi pelaku usaha yang produktif," ujarnya saat membuka Program PEKA di Balai Latihan Kerja Kota Palangka Raya, Kamis, 23 Juli 2026.
Ia mengatakan peserta yang berhasil mengembangkan usaha akan didukung melalui kolaborasi dengan ekosistem perbankan agar memperoleh akses pembiayaan sehingga usahanya dapat terus berkembang.
Saiful berharap manfaat jaminan sosial yang diterima peserta maupun ahli waris benar-benar mampu menjadi modal produktif sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Hingga saat ini, Program PEKA telah diikuti lebih dari 1.000 peserta di berbagai daerah di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memperluas pelaksanaan program melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Putih Sari mengapresiasi inovasi BPJS Ketenagakerjaan tersebut. Menurutnya, Program PEKA mampu meningkatkan nilai manfaat jaminan sosial karena tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi turut mendorong penerima manfaat mengelola bantuan secara produktif.
"Tentu ini satu hal yang positif, yang baru dan baik yang dijalankan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Semoga ini bisa terus konsisten dijalankan dan terus bisa menambah manfaat lainnya kepada para peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.
Ketiga berita ini memiliki fokus yang berbeda sehingga tidak saling mengulang: berita pertama menitikberatkan pada pelaksanaan Program PEKA di Palangka Raya, berita kedua mengupas konsep Value Beyond Protection dan filosofi program, sedangkan berita ketiga menyoroti target, pendampingan, dan dampak ekonomi yang ingin dicapai BPJS Ketenagakerjaan. (HERMAWAN DP/R)
BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 10 Persen Peserta PEKA Menjadi Pelaku Usaha Produktif
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Balai TNTP Apresiasi Dukungan 6.000 Liter BBM dari CBI Group untuk Tangani Karhutla
CBI Group Kembali Bantu 2.000 Liter BBM untuk Karhutla TNTP
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Armada Logistik Mulai Beralih ke Listrik, DHL Tambah 30 Mobil EV
Komentar (0)
Memuat komentar…







