KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bupati Gunung Mas Jaya S Monong melantik Forum Anak Kabupaten Gunung Mas tahun 2026 - 2028  yang dilaksanakan di aula Dinas PU, Rabu, 22 Juli 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya menegaskan bahwa Forum Anak memliki peran krusial sebagai pelopor dan pelapor.

"Selamat kepada Forum Anak Kabupaten Gunung Mas yang baru dilantik, Forum Anak ini memiliki peran yang krusial sebagai 2P yakni pelopor dan pelapor," ujar Jaya, Kamis, 23 Juli 2026.

Selain itu, juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan kebutuhan anak anak dalam pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Gunung Mas. 

Forum Anak hadir untuk memperjuangkan pemenuhan hak-hak anak dan juga pengembangan potensi generasi muda melalui berbagai kegiatan antara lain kampanye hak anak, edukasi kesehatan, pendampingan pendidikan, pencegahan kekerasan, serta berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

"Mari jadikan forum ini sebagai wadah yang aman dan kreatif untuk menyalurkan aspirasi, mencegah hal negatif seperti kekerasan dan perundungan serta mengawal hak-hak anak agar terpenuhi dengan baik," tukasnya.

Untuk diketahui, Ketua Forum Anak Daerah Kabupaten Gunung Mas tahun 2026 - 2028 yakni Katlyn Fedora, Wakil Ketua I yakni Amabel Elisya Sepan, Sekretaris yakni Novita Wulandari, Sekretaris I yakni Richie Demetria, Bendahara I yakni Joanna Amanda Awra Bustan, Bendahara I yakni Ester Gloria.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Daerah Kabupaten Gunung Mas tahu 2026 - 2028 Katlyn Fedora menjelaskan bahwa forum anak merupakan wadah partisipasi anak untuk menyampaikan aspirasi, menjadi pelopor dalam melakukan hal-hal positif dan pelapor apabila menemukan permasalahan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak.

"Olehkarena itu, kami berkomitmen untuk bekerja sama, belajar, dan berkontribusi dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak," tegasnya.

Dirinya juga mengajak seluruh teman-teman forum anak di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan untuk bersama-sama saling mendukung serta menjadi teladan bagi anak-anak lainnya.

Dia percaya, bahwa suara anak memiliki arti yang dapat menjadi bagian dari pembangunan daerah khususnya di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau. (RISKA YULYANA)