MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara Taufik Nugraha mendukung pelaksanaan penebaran kembali benih ikan atau restocking dan Gerakan Pangan Murah di DAM Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara pada Rabu, 22 Juli 2026, tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Restocking benih ikan merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat,” kata Taufik, Kamis, 23 Juli 2026.

Menurutnya, penebaran benih tidak hanya menjaga kelestarian sumber daya perairan, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil tangkapan nelayan dan pendapatan masyarakat.

Taufik mengatakan sektor perikanan di Barito Utara memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan dukungan secara berkelanjutan melalui penyediaan benih unggul, bantuan sarana produksi, pembinaan kelompok pembudidaya, dan pengawasan terhadap kelestarian perairan.

Sebagai Ketua Komisi II yang membidangi perekonomian dan sektor produktif, Taufik menilai sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha perikanan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Program ini menjadi salah satu instrumen yang efektif dalam menjaga stabilitas harga pangan dan mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak perubahan harga kebutuhan pokok.

DPRD Barito Utara, khususnya Komisi II, akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak wilayah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Barito Utara,” pungkasnya. (RAMADHANI/j)