BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan anak-anak terus dilakukan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kapuas. Melalui Program Unggulan Baharkam Polri, Satpolairud menggelar kegiatan Pondok Baca bagi anak-anak di kawasan pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito (Kapuas Murung) Desa Palangkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas.
Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh personel Satpolairud Polres Kapuas, yakni AIPTU Trianto, AIPTU Sugeng Widodo, dan BRIPDA Azmy Ramadhani. Kehadiran mereka tidak hanya membawa buku bacaan, tetapi juga memberikan pendampingan belajar kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan.
Dalam kegiatan itu, para personel mengajarkan cara membaca yang baik dan benar, sekaligus mengenalkan penggunaan tanda baca seperti titik, koma, dan tanda baca lainnya. Pendampingan dilakukan secara interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri saat membaca.
Kasatpolairud Polres Kapuas IPTU M. Fauzie Nor mengatakan, Program Pondok Baca merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di wilayah pesisir dan bantaran sungai. Menurutnya, literasi menjadi fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.
"Melalui Program Pondok Baca ini, kami ingin menanamkan kebiasaan gemar membaca sejak dini. Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Kami berharap kehadiran Polri tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui bidang pendidikan," kata Fauzie, Kamis, 23 Juli 2026.
Selain meningkatkan kemampuan membaca, program tersebut juga bertujuan membangun minat baca sejak usia dini sebagai bekal menciptakan generasi yang cerdas, berwawasan, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Melalui pendekatan edukatif, Polri juga ingin semakin dekat dengan masyarakat, terutama di wilayah pesisir.
Selama kegiatan berlangsung, suasana berjalan aman, tertib, dan kondusif. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran, mulai dari membaca bersama hingga berlatih memahami tanda baca dengan bimbingan personel Satpolairud.
Program Pondok Baca menjadi salah satu bentuk pengabdian Satpolairud Polres Kapuas kepada masyarakat di luar tugas menjaga keamanan perairan. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan budaya literasi anak-anak di Kabupaten Kapuas. (SABRIANOOR/j)









