KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Suasana mencekam sempat terjadi di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas saat terjadi pemadaman listrik pada Jumat malam, 24 Juli 2026. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah salah seorang warga atau keluarga pasien membagikan video serta foto kondisi rumah sakit yang gelap melalui pesan WhatsApp dan media sosial.

Warga tersebut menyebut hingga beberapa menit setelah pemadaman terjadi, listrik belum menyala kembali dan genset darurat diduga belum beroperasi. Warga tersebut bahkan meminta wartawan datang langsung ke rumah sakit untuk melihat kondisi di lapangan.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Borneonews melakukan pengecekan langsung ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Dari hasil pantauan di lokasi, sebagian besar ruangan rumah sakit memang sempat berada dalam kondisi gelap akibat padamnya aliran listrik. Kondisi itu membenarkan laporan warga mengenai terjadinya pemadaman di rumah sakit pada Jumat malam.

"Masih sampai saat ini tidak ada genset. Bisa datang ke rumah sakit sekarang lihat kondisi real. Ini kondisi terparah rumah sakit, sudah tidak SOP," ucap warga tersebut sebelumnya.

Kekhawatiran tersebut tentunya beralasan terkait keselamatan pasien yang mungkin saja ada dirawat. Ia mengaku cemas pemadaman listrik dapat mengganggu pelayanan medis, terutama bagi pasien yang sedang menjalani tindakan maupun dirawat di ruang intensif. 

Unggahan tersebut juga kemudian ramai diperbincangkan di grup TRC Informasi Kapuas, dengan sejumlah anggota mempertanyakan kesiapan sistem kelistrikan darurat rumah sakit.

Sejumlah warga berpendapat rumah sakit seharusnya memiliki generator cadangan (genset) dan Uninterruptible Power Supply (UPS) yang siap beroperasi saat terjadi pemadaman listrik agar pelayanan medis tetap berjalan. (SABRIANOOR/j)