BORNEONEWS, Muara Teweh – Direktur Utama PDAM Kabupaten Barito Utara Roosmanjaya Anor mengimbau masyarakat dan pelanggan menggunakan air bersih secara bijak selama musim kemarau.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penurunan debit air baku agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap dapat terpenuhi.
Roosmanjaya mengatakan PDAM Barito Utara terus berupaya menjaga kelancaran distribusi air dengan mengoptimalkan operasional instalasi pengolahan serta memantau kondisi sumber air baku secara berkala.
PDAM juga telah membentuk tim siaga yang bertugas memantau sumber air baku dan jaringan distribusi selama 24 jam.
Selain itu, operasional pompa pengambilan air baku atau intake dioptimalkan. Petugas teknis turut disiagakan untuk merespons gangguan pelayanan maupun penurunan pasokan air di wilayah pelanggan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pelanggan PDAM, agar menggunakan air bersih secara hemat dan sesuai kebutuhan,” katanya, Jumat, 24 Juli 2026.
Masyarakat diminta menghindari pemborosan, seperti membiarkan keran terus mengalir atau menggunakan air secara berlebihan untuk kegiatan yang tidak mendesak.
“Dengan penghematan bersama, kita dapat menjaga ketersediaan air selama musim kemarau,” ujarnya.
Roosmanjaya juga mengingatkan pelanggan segera memperbaiki kebocoran pada instalasi pipa di rumah masing-masing.
Warga disarankan menyiapkan cadangan air secukupnya sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi akibat penurunan debit sumber air baku.
Menurutnya, kerja sama masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik. Namun, kami juga berharap seluruh pelanggan menggunakan air secara bijaksana,” tuturnya.
Ia berharap kepedulian bersama dapat menjaga kelancaran pasokan dan memastikan kebutuhan air bersih masyarakat Barito Utara tetap terpenuhi. (RAMADHANI/j)









