BORNEONEWS, Banjarmasin - Peristiwa kebakaran hebat melanda bangunan Hotel Bandung yang berlokasi di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Jumat, 24 Juli 2026. Peristiwa tersebut menyedot perhatian warga sekitar lantaran kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian bangunan hotel.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, api pertama kali terlihat membesar di area bangunan hotel sekitar pukul 14.23 WITA. Informasi mengenai musibah insiden kebakaran ini dengan cepat menyebar melalui saluran komunikasi pesan singkat relawan pemadam kebakaran.
Tidak lama setelah kabar darurat tersebut diteruskan, petugas pemadam dan relawan di lapangan melaporkan kendala awal dalam proses penanganan, armada di lokasi menyampaikan kebutuhan mendesak akan bantuan unit tangki air akibat sulitnya pasokan air di sekitar titik api.
"Untuk akses air saat ini cukup sulit, sehingga diperlukan tanki," demikian informasi yang disampaikan relawan Ahmad.
Meskipun menghadapi kendala sumber air, belasan unit pemadam gabungan terus berdatangan. Pada pukul 14.32 WITA, penyemprotan secara masif mulai dilakukan oleh banyaknya armada relawan yang telah memblokade area sekitar agar api tidak meluas.
Upaya pantang menyerah terus dilakukan oleh para petugas di tengah kepulan asap tebal. Kendati penyemprotan intensif telah berjalan, pada laporan pukul 14.39 WITA titik api utama terpantau masih cukup aktif dan membakar bagian atas serta dalam struktur bangunan.
Kerja keras gabungan personel dan relawan akhirnya membuahkan hasil berkat penyemprotan dari berbagai sudut.
Pada pukul 14.44 WITA, tim di lokasi mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah berhasil dikuasai penuh dan situasi resmi memasuki tahap pembasahan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian material akibat musibah ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (SABRIANOOR/j)









