BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas, yang selama beberapa waktu terakhir kerap menjadi lokasi aksi balap liar usai Salat Jumat, mulai menunjukkan perubahan. Pada Jumat, 24 Juli 2026, aksi yang diduga hendak dilakukan sekelompok remaja berhasil dicegah sebelum sempat berlangsung.
Berdasarkan informasi warga, sejumlah remaja mulai berkumpul dan diduga bersiap menggelar balapan liar seperti yang kerap terjadi pada pekan-pekan sebelumnya. Aktivitas tersebut langsung memicu kekhawatiran masyarakat karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun para pelaku sendiri.
Tak ingin kejadian serupa kembali terulang, warga segera melaporkan situasi tersebut kepada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kapuas. Laporan itu langsung mendapat respons cepat dari petugas.
Beberapa saat kemudian, mobil patroli Satlantas Polres Kapuas terlihat hilir mudik menyusuri Jalan Ahmad Yani. Kehadiran aparat di lokasi membuat para remaja yang diduga hendak melakukan balap liar mengurungkan niatnya dan membubarkan diri.
Respons cepat aparat mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai kehadiran polisi menjadi langkah efektif untuk mencegah pelanggaran lalu lintas sekaligus menghindari potensi kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak.
"Terima kasih atas responsnya Polantas Polres Kapuas prihal hendak aksi balap liar," ujar Madan, warga Kapuas.
Warga berharap patroli rutin, khususnya pada waktu-waktu yang selama ini rawan dijadikan ajang balap liar, terus ditingkatkan. Selain penindakan, upaya pencegahan melalui kehadiran polisi di lapangan dinilai menjadi cara efektif untuk menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban lalu lintas di Kota Kuala Kapuas. (SABRIANOOR/j)









