JAKARTA –

BORNEONEWS, Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah laporan yang menyebut Rusia dan China terlibat memasok senjata kepada Iran.

Melalui platform Truth Social, Trump menyatakan kedua negara tersebut tidak terlibat dalam penyediaan persenjataan kepada Teheran.

“Dua negara besar, Rusia dan China, yang kerap diperbincangkan terkait Iran, menurut pandangan saya tidak terlibat,” tulis Trump, Jumat, 24 Juli 2026.

Trump mengatakan Presiden China Xi Jinping telah memberikan jaminan bahwa Beijing tidak akan memberikan maupun menjual senjata kepada Iran.

Menurutnya, jaminan tersebut disampaikan Xi saat keduanya mengadakan pertemuan di Beijing pada Mei 2026. Trump sebelumnya juga mengatakan kedua negara sepakat Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

“Presiden Xi menyampaikan kepada saya bahwa China dalam kondisi apa pun tidak akan memberikan atau menjual senjata kepada Iran,” ujar Trump.

Trump mengaku menerima jaminan serupa dari Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Putin juga menyampaikan kepada saya bahwa Rusia tidak akan menjual senjata kepada Iran,” katanya.

Trump menyatakan Rusia dan China saat ini tidak terlibat dalam konflik tersebut. Namun, ia juga memperingatkan kedua negara agar tidak memberikan dukungan persenjataan kepada Iran.

Pernyataan itu muncul di tengah kekhawatiran di Amerika Serikat mengenai kemungkinan dukungan teknologi, informasi penargetan, atau persenjataan dari negara lain kepada Teheran.

Meski demikian, Trump tidak menyampaikan bukti tambahan yang dapat memverifikasi secara independen jaminan dari kedua pemimpin tersebut.

Pada awal Juli 2026, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga membantah laporan mengenai dugaan pasokan senjata Rusia dan China kepada Iran.

Hingga kini, belum ada pernyataan dalam laporan tersebut mengenai langkah lanjutan yang akan diambil Washington apabila ditemukan bukti keterlibatan negara lain dalam memasok senjata kepada Iran.

ANTARA