PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran meletakkan tiang perdana pembangunan Huma Betang di eks lahan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan Jenderal Sudirman.

Pembangunan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan Huma Betang yang ditargetkan menjadi yang terbesar di dunia.

Huma Betang dibangun terdiri atas tiga bangunan sebagai simbol Sila Persatuan Indonesia. Bangunan utama berukuran 17 x 80 meter sebagai pengingat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan memiliki kapasitas lebih dari 10 ribu orang.

"Huma Betang, lanjutnya, bukan sekedar simbol filosofi namun diharapkan memperkokoh identitas, melestarikan nilai kearifan lokal, dan menjadi kebanggaan suku Dayak," sebut Agustiar seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Selain bangunan utama, kawasan tersebut akan dilengkapi galeri, museum, serta mess kontingen guna mendukung berbagai kegiatan budaya dan kemasyarakatan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan Huma Betang menjadi pusat budaya yang representatif sekaligus memecahkan rekor sebagai Huma Betang terbesar di dunia.

Bangunan itu didominasi penggunaan kayu ulin hingga 90 persen yang dikenal memiliki daya tahan tinggi sehingga diharapkan mampu menjaga kelestarian bangunan sebagai warisan budaya bagi generasi mendatang. (HERMAWAN DP/R)