BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di Kabupaten Pulang Pisau yang memiliki kawasan lahan gambut cukup luas.
Hal itu disampaikan saat meninjau Pos Siaga Penanganan Karhutla Kabupaten Pulang Pisau. Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden bersama unsur Forkopimda.
Menurut Agustiar, keberhasilan pengendalian Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama pemerintah daerah, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, relawan, hingga dunia usaha.
Ia menyebut kolaborasi tersebut menjadi kunci agar setiap potensi kebakaran dapat dicegah maupun ditangani dengan cepat sebelum meluas.
Dalam peninjauan itu, Gubernur memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanganan Karhutla menjelang puncak musim kemarau.
"Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama," sebut Agustiar seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Agustiar juga mengingatkan seluruh petugas agar selalu siaga terhadap kemunculan titik api. Respons cepat di lapangan dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah. (HERMAWAN DP/R)









