PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Salundik, meminta RSUD Kota Palangka Raya meningkatkan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan selama musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dalam mengantisipasi meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Menurut Salundik, kabut asap akibat karhutla berpotensi meningkatkan jumlah pasien yang mengalami gangguan pernapasan, khususnya anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang memiliki penyakit bawaan. Karena itu rumah sakit harus memastikan pelayanan tetap optimal.

"RSUD harus siap menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus ISPA selama musim kemarau dan karhutla. Pelayanan kesehatan jangan sampai terganggu ketika masyarakat membutuhkan penanganan," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.

Ia juga meminta pihak rumah sakit memastikan ketersediaan tabung oksigen, obat-obatan, alat kesehatan, serta tenaga medis agar pelayanan kepada pasien dapat dilakukan secara maksimal apabila terjadi lonjakan kasus.

Salundik mendorong pemerintah daerah memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat, termasuk mengimbau penggunaan masker saat kualitas udara memburuk dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap mulai menyelimuti wilayah Kota Palangka Raya.

"Kesiapan fasilitas kesehatan dan dukungan seluruh pihak dapat meminimalkan dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, sehingga warga yang terdampak dapat memperoleh pelayanan medis secara cepat dan optimal," tegasnya. (MARINI/R)