BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi mendorong penguatan pembinaan terhadap anak yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurutnya, pembinaan yang komprehensif menjadi kunci agar anak-anak binaan memiliki bekal untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.
Hal tersebut disampaikan Subandi saat menghadiri peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Kelas II Palangka Raya. Ia menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Anak-anak ini harus terus mendapat perhatian. Pembinaan yang diberikan menjadi bekal agar setelah selesai menjalani masa pembinaan mereka dapat kembali ke masyarakat dengan lebih siap," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.
Subandi menilai pembinaan di LPKA tidak hanya menjadi tanggung jawab satu lembaga, tetapi memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, instansi sosial, dunia usaha, hingga masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkannya dapat memperkuat pendidikan karakter, keterampilan, serta pendampingan psikologis bagi anak binaan.
Ia juga mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dilaksanakan di LPKA Kelas II Palangka Raya, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun pelatihan keterampilan.
Program tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan diri dan mempersiapkan anak-anak agar mampu hidup mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Subandi berharap momentum Hari Anak Nasional semakin memperkuat komitmen seluruh pihak dalam memberikan perlindungan dan pembinaan terbaik bagi anak.
"Dengan dukungan bersama, anak-anak binaan diharapkan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah," harapnya. (MARINI/R)









