BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr. Delianae, menegaskan pihak manajemen telah berupaya maksimal menangani gangguan genset yang terjadi saat pemadaman listrik pada Jumat, 24 Juli 2026.
Ia mengatakan, sejak gangguan pertama terdeteksi pada Kamis malam, tim rumah sakit langsung melakukan evaluasi terhadap genset dan berkoordinasi dengan teknisi dari Jakarta. Saat genset kembali mengalami gangguan ketika listrik PLN padam, tim IPSRS terus melakukan penanganan, termasuk melalui pendampingan teknisi secara video call.
"Kami selaku manajemen sudah sangat mengupayakan perbaikan, tidak ada pembiaran. Sekali lagi kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi hari ini," ujar dr. Delianae.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum insiden tersebut, pihak RSUD telah berupaya meminta PLN memberikan prioritas pasokan listrik bagi rumah sakit.
"Pada tanggal 3 Juli saya bersama Kabid dan Kasi Penunjang sudah menemui pimpinan PLN di kantor PLN dan juga membuat surat permohonan agar jalur menuju rumah sakit diprioritaskan sehingga tidak dilakukan pemadaman," ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, teknisi dari Jakarta dijadwalkan tiba di Kuala Kapuas pada Sabtu untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem genset. Langkah tersebut dilakukan agar keandalan sistem listrik darurat rumah sakit dapat dipastikan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal apabila terjadi pemadaman listrik di kemudian hari. (SABRIANOOR/j)









