PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menegaskan Musyawarah Daerah (Musda) XI bukan sekadar agenda lima tahunan untuk memilih kepengurusan baru, tetapi menjadi momentum strategis memperkuat konsolidasi organisasi serta menyusun arah perjuangan partai menghadapi tantangan ke depan.

Menurut Fairid, Musda menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja organisasi sekaligus merumuskan langkah yang lebih efektif agar Partai Golkar tetap mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang.

"Musda bukan sekadar agenda seremonial lima tahunan. Ini adalah momentum strategis untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi, dan menyusun proyeksi langkah organisasi agar semakin kuat menghadapi berbagai tantangan," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.

Fairid mengatakan, sebagai partai yang telah lama hadir dan mengakar di tengah masyarakat, Partai Golkar memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah, baik di bidang ekonomi, sosial, maupun pembangunan.

"Partai Golkar harus terus hadir memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan ekonomi maupun sosial yang dihadapi daerah. Oleh karena itu, seluruh kader diharapkan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat," tegasnya.

Ia berharap Musda XI dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjaga soliditas partai, memperkuat semangat kebersamaan antar kader, serta membawa Partai Golkar Kota Palangka Raya semakin adaptif, profesional, dan terus dipercaya masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah. (MARINI)