BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran melanda sebuah toko mainan yang berlokasi di area belakang Pasar Sentral Antasari/Pasar Hanyar, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu malam, 25 Juli 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.54 WITA tersebut sempat membuat geger para pedagang dan warga sekitar lokasi pasar yang padat bangunan.
Kepulan asap tebal membubung tinggi dari arah bagian dalam bangunan toko mainan tersebut. Kejadian ini langsung memicu kekhawatiran lantaran posisi toko berada di kawasan pertokoan dan pusat perbelanjaan yang sangat padat, di mana kobaran api berpotensi merembet cepat ke kios-kios lain di sekitarnya.
Menerima informasi darurat mengenai musibah tersebut, armada dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Pemadam Kebakaran (PMK), dan tim emergency gabungan Kota Banjarmasin bergerak cepat menuju tempat kejadian musibah (TKM). Suara sirine pemadam saling bersahutan membelah kemacetan jalan untuk segera mencapai titik lokasi.
Kesigapan dan respons cepat para petugas pemadam di lapangan menjadi kunci utama terkendalinya kobaran api. Begitu tiba di lokasi, petugas langsung mengambil tindakan penyemprotan secara masif ke titik sumber api guna melokalisir pergerakan si jago merah agar tidak meluas ke area bangunan pasar lainnya.
Berkat penanganan yang cepat dan terukur, kobaran api berhasil dikuasai dengan singkat sehingga dampak kebakaran terbatas. Kerusakan akibat si jago merah melahap bagian dalam toko mainan tersebut tanpa sampai menjalar atau mengagalkan bangunan toko di sekelilingnya.
Sekitar pukul 20.04 WITA, tim di lapangan mengonfirmasi bahwa kepulan asap telah berubah menjadi asap putih yang menandakan api utama telah padam.
''Status api sudah aman, tinggal pembasahan," demikian informasi yang disampaikan relawan Ahmad.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian sudah dipastikan aman dan kondusif. Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, sementara penyebab pasti kemunculan api serta total kerugian material yang dialami pemilik toko mainan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (SABRIANOOR/j)









