BORNEONEWS, Sampit- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mampu merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2016, bahkan melampauinya, yakni dari Rp180 miliar terealiasi Rp187,6 miliar lebih atau sebesar 104,23 persen.
“Alhamdulillah pada tahun 2016 kita mampu mencapai target pendapatan,” kata Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Arnila, Selasa (10/1/2017).
Sementara itu, untuk dana perimbangan dari target Rp1,2 triliun lebih dan realiasinya sebesar Rp1,2 triliun (96,95 persen). Sementara jumlah lain-lain pendapatan daerah yang sah dari target Rp191,3 miliar lebih, realisasinya sebesar Rp206 miliar (108,09 persen).
Pendapatan asli daerah yang paling tinggi menurut Arnila, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Dari target pada perubahan ebesar Rp14 miliar, dengan realisasi sebesar Rp24,4 miliar lebih (174,587 persen).
“Khusus untuk pendapatan BPHTB ini melebihi dari target yang kami ditentukan pada tahun lalu,” katanya.
Ditanya terkait target pendapatan asli daerah 2017, Arnila belum bisa memberikan keterangan. "Draftnya belum disahkan. Kemungkinan pada Februari baru bisa diketahui berapa target pendapatan Kotim pada 2017." (RAFIUDDIN/B-5)








