BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengajak Persekutuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI), untuk terus menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta pemberdayaan ekonomi perempuan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Kotawaringin Barat dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kobar, Samuel, pada acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PWKI Kabupaten Kotawaringin Barat Periode 2026–2031, Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PWKI Provinsi Kalimantan Tengah beserta jajaran pengurus, perwakilan Dinas P3AP2KB, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kotawaringin Barat, Ketua BKAG, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), para pimpinan gereja dan gembala sidang se-Kabupaten Kotawaringin Barat, pengurus PWKI periode 2021–2026, pengurus terpilih periode 2026–2031, majelis wanita, perwakilan gereja, serta organisasi mitra.
Dalam sambutan tersebut, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik sekaligus mengajak mereka untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pelayanan.
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, saya mengucapkan selamat kepada Pengurus DPC PWKI yang baru saja dikukuhkan. Selamat mengemban amanah dan tanggung jawab baru. Saya menyambut baik karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan mitra, membutuhkan tangan-tangan yang siap melayani masyarakat," ujar Samuel membacakan sambutan Bupati.
Bupati juga mengapresiasi kiprah PWKI yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan di lingkungan gereja, keluarga, maupun masyarakat. Menurutnya, kaum perempuan yang tergabung dalam PWKI telah menjadi teladan dalam kepedulian sosial, pembinaan iman, serta pemberdayaan perempuan.
Dalam kesempatan itu, pemerintah menyampaikan tiga harapan besar kepada PWKI Kabupaten Kotawaringin Barat untuk lima tahun ke depan.
Harapan pertama adalah agar PWKI terus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia. Pemerintah berharap organisasi tersebut aktif membina keluarga agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai keimanan yang kuat.
"Kami berharap PWKI terus aktif dalam membina keluarga-keluarga yang kuat. Keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan takut akan Tuhan," demikian kutipan sambutan Bupati.
Harapan kedua, PWKI diharapkan menjadi agen kerukunan dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Pemerintah menilai keberagaman di Kotawaringin Barat merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui semangat persaudaraan dan saling menghormati.
Selain itu, PWKI juga diharapkan menjadi penggerak pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan UMKM, pelatihan keterampilan, serta berbagai kegiatan produktif lainnya. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyatakan siap bersinergi dan mendukung berbagai program yang dijalankan organisasi tersebut.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan bentuk pelayanan yang harus dijalankan dengan tulus.
"Pelantikan ini bukan akhir, tetapi awal dari sebuah pengabdian. Jabatan adalah pelayanan, dan pelayanan yang terbaik adalah pelayanan yang tulus, dengan hati seperti hamba. Mari kita bersama-sama membangun Kotawaringin Barat, Kota Marunting Batu Aji, serta mewujudkan Kalimantan Tengah BERKAH, yaitu Bersih, Religius, Kreatif, Amanah, dan Harmonis," tutup Samuel membacakan sambutan Bupati. (DANANG/j)









