BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Kapuas memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 yang digelar di Aula Kantor Bupati Kapuas pada Sabtu, 25 Juli 2026. Peringatan ini menjadi ruang perjumpaan sekaligus penjelas bahwa purna tugas bukanlah titik akhir bagi para pensiunan untuk berkontribusi.
Acara tahun ini mengusung tema "Dengan Semangat Munas ke-XV, PWRI Berbudaya, Bermartabat dan Sejahtera" serta subtema "Kita Tingkatkan Motivasi Anggota PWRI untuk Tetap Sehat, Produktif dan Berpartisipasi Aktif dalam Pembangunan Daerah". Tema tersebut menekankan pentingnya peran aktif para purna bakti dalam mengawal arah pembangunan di Kabupaten Kapuas.
Kehadiran para pensiunan ASN dan pejabat negara dalam wadah PWRI dinilai memiliki peran strategis. Pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan yang mereka miliki selama puluhan tahun bertugas menjadi modal sosial yang bernilai tinggi bagi masyarakat luas.
Bupati Kapuas, M. Wiyatno, yang turut hadir dalam peringatan tersebut, memberikan apresiasi atas rekam jejak pengabdian panjang para purna bakti. Ia menekankan pentingnya gagasan dan pandangan dari para pensiunan untuk mengawal tata kelola pemerintahan.
"Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota PWRI atas segala pengabdian yang telah diberikan. Kami berharap PWRI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan dan pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan daerah," ujar Wiyatno dalam sambutannya.
Selain menyoroti kontribusi pemikiran, pembahasan dalam peringatan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup, kesehatan, dan solidaritas antaranggota di masa pensiun.
"Saya mengajak seluruh anggota PWRI Kabupaten Kapuas untuk terus aktif dan bersemangat menjaga kesehatan, mempererat persatuan dan kesatuan, aktif dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat, serta terus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat," kata Wiyatno mengakhiri arahan. (SABRIANOOR/j)









