BORNEONEWS, Banjarmasin - Kondisi jalan yang licin akibat ceceran tanah yang diduga berasal dari armada angkutan tak bertanggung jawab memicu kecelakaan lalu lintas di samping Jalan Flyover Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu malam, 25 Juli 2026. Insiden tersebut mengakibatkan dua orang pengendara sepeda motor terjatuh, dengan salah satu di antaranya mengalami luka parah berupa patah tulang kaki.
Peristiwa nahas itu terjadi saat arus kendaraan di kawasan samping flyover tengah mengalami peningkatan volume khas suasana akhir pekan. Permukaan aspal yang tertutup lapisan tanah basah dan berlumpur membuat daya cengkeram ban kendaraan berkurang drastis, hingga menyebabkan para pemotor yang melintas mendadak kehilangan kendali dan terpelanting ke badan jalan.
Seorang warga yang berada di lokasi kejadian langsung berupaya meminta bantuan emergency untuk menangani para korban. "Minta tolong ambulans, ini ada dua orang terjatuh dari motor. Sepertinya jalan licin berlumpur sampai membuat mereka jatuh, bahkan salah satunya mengalami patah kaki," ujar saksi saat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak relawan setempat.
Mendapati laporan darurat tersebut, tim relawan dan armada ambulans segera meluncur ke lokasi untuk memberikan pertolongan medis awal. Korban yang menderita patah kaki langsung dievakuasi menuju rumah sakit terdekat guna penanganan medis intensif, sementara korban lainnya yang mengalami luka-luka ringan mendapatkan perawatan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di tempat oleh relawan.
Melihat kondisi jalan yang masih sangat membahayakan, warga dan petugas relawan meminta dinas terkait, khususnya Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), untuk segera melakukan penyemprotan dan pembersihan di area tersebut. "Mohon pihak Damkar atau instansi terkait segera menangani. Jalannya sangat licin dan berbahaya, harus segera dibersihkan agar tidak memakan korban lagi," tambahnya.
Ruas jalan di samping Flyover Ahmad Yani sendiri merupakan salah satu urat nadi transportasi yang tergolong kawasan padat lalu lintas di Kota Banjarmasin, terutama pada malam Minggu. Keberadaan endapan tanah yang licin tersebut dinilai sangat riskan dan berpotensi besar memicu kecelakaan susulan bagi pengendara lain yang tidak menyadari bahaya tersebut. (SABRIANOOR/y)









