BORNEONEWS, Palangka Raya – Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Palangka Raya periode 1448 - 1451 Hijriah resmi dilantik pada Sabtu 25 Juli 2026 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya.
Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan pengembangan ekonomi serta keuangan syariah di ibu kota provinsi.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Wilayah MES Kalimantan Tengah, Norhani, didampingi jajaran pengurus wilayah.
Turut hadir Wakil Wali Kota Palangka Raya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota, Kepala Balai Besar POM Palangka Raya, perwakilan OJK, Kantor Perwakilan BEI Kalteng, perbankan syariah, kepala OPD, serta unsur lembaga, dunia usaha, akademisi, dan komunitas.
Dalam acara tersebut, Achmad Zaini resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah MES Kota Palangka Raya bersama jajaran pengurus lainnya. Amanah ini diemban untuk memperkokoh ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Kota Palangka Raya.
Ketua Umum PW MES Kalteng Norhani menyampaikan MES adalah wadah kolaborasi yang menghimpun pemerintah, akademisi, pelaku usaha, ulama, profesional, dan masyarakat guna mempercepat pengembangan ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
"Saya berharap kepengurusan baru menjadi motor penggerak sinergi lintas sektor melalui program penguatan UMKM halal, literasi keuangan syariah, industri halal, hingga pemberdayaan ekonomi umat," katanya, Minggu, 26 Juli 2026.
Sementara itu, Ketua terpilih Achmad Zaini menegaskan komitmennya menjadikan MES mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.
“Kami akan bangun kolaborasi dengan seluruh pihak untuk memperluas literasi, perkuat daya saing UMKM, kembangkan industri halal, dan hadirkan program yang bermanfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelantikan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antarunsur dalam mewujudkan ekosistem ekonomi syariah yang maju.
"Diharapkan MES Kota Palangka Raya dapat berperan aktif sebagai pusat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan umat yang berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah berlandaskan nilai-nilai syariah," pungkasnya. (PATHUR/Y)









