PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah kini mendapat perhatian serius dari DPRD Kalteng.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Habib Sayyid Abdurrahman, meminta PT PLN (Persero) untuk segera mempercepat proses pemulihan agar pasokan listrik kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Menurut Habib, listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan dasar sekaligus penopang utama berbagai sektor kehidupan.

Hampir seluruh aktivitas masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan pasokan listrik yang stabil, mulai dari pendidikan, pelayanan pemerintahan, layanan kesehatan, dunia usaha, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang saat ini hampir tidak bisa dipisahkan dari berbagai aktivitas sehari-hari, baik untuk pendidikan, pelayanan publik, usaha, maupun kebutuhan rumah tangga,” tegasnya, Minggu, 26 Juli 2026.

Ia mengingatkan bahwa gangguan yang berlangsung lama berpotensi merugikan berbagai pihak, mulai dari terhambatnya pelayanan publik hingga kerugian materi bagi pelaku usaha.

Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan transparan kepada masyarakat.

Pihaknya berharap PLN segera memetakan sumber masalah dan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mengembalikan pelayanan optimal.

"Selain itu, masyarakat juga berhak mendapatkan informasi yang jelas terkait penyebab gangguan dan perkiraan waktu pemulihan," pungkasnya. (PATHUR/Y)