BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Jembatan penghubung di Desa Tamban Baru Selatan Kilometer 19, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, ambruk pada Minggu, 26 Juli 2026. Akibatnya, akses yang selama ini menghubungkan masyarakat tidak dapat dilalui kendaraan.
"Pagi ini jembatan di Desa Tamban Baru Selatan Km 19 sudah tidak bisa dilewati. Lokasinya dekat toko bangunan H. Utuh. Diduga sebelumnya dilintasi truk, tetapi untuk korban tidak ada," ujar Muhay, warga setempat, saat melaporkan kondisi jembatan.
Dari dokumentasi yang diterima, bagian tengah jembatan kayu mengalami kerusakan cukup parah. Lantai jembatan ambles hingga patah, sementara sejumlah papan dan rangka kayu runtuh ke bawah. Warga yang berada di sekitar lokasi hanya bisa menyaksikan kondisi jembatan tanpa dapat melintas.
Menurut informasi sementara yang dihimpun dari warga, ambruknya jembatan diduga dipicu setelah dilintasi truk bermuatan. Namun, penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan dari instansi berwenang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Saat jembatan ambruk, tidak ada pengguna jalan yang berada tepat di bagian yang runtuh sehingga insiden hanya mengakibatkan terputusnya akses transportasi.
Jembatan tersebut merupakan salah satu jalur penting bagi mobilitas masyarakat di Kecamatan Tamban Catur. Selain digunakan warga setempat, akses itu juga menjadi penghubung antara wilayah Kabupaten Kapuas di Kalimantan Tengah dengan daerah di Kalimantan Selatan.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penanganan darurat. Menurutnya, jembatan tersebut sudah tidak dapat difungsikan sehingga masyarakat membutuhkan perbaikan secepat mungkin agar aktivitas kembali normal. (SABRIANOOR/H)









