BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta PT Pertamina mempercepat distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menyusul antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Palangka Raya.
Menurut Khemal, kelancaran distribusi BBM menjadi hal penting agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan aktivitas ekonomi tidak terganggu. Ia menilai kondisi antrean panjang perlu segera diatasi melalui penambahan pasokan sesuai kebutuhan di lapangan.
"Kami meminta Pertamina mempercepat distribusi Pertalite ke SPBU di Kota Palangka Raya agar antrean kendaraan dapat segera terurai dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh BBM," ujarnya, Minggu 26 Juli 2026.
Ia mengatakan meningkatnya permintaan terhadap Pertalite diduga dipengaruhi banyak pengguna Pertamax yang beralih menggunakan BBM bersubsidi tersebut. Kondisi ini membuat kebutuhan Pertalite meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Khemal juga meminta, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola SPBU untuk memastikan distribusi berjalan lancar serta mengantisipasi potensi kelangkaan maupun penumpukan antrean di sejumlah titik.
"Percepatan distribusi dapat menjaga ketersediaan Pertalite di seluruh SPBU, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah dan aktivitas transportasi maupun perekonomian di Kota Palangka Raya tetap berjalan normal," pungkasnya. (MARINI/H)









