BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Serbuan pengemis dari luar daerah mulai meresahkan warga Kecamatan Pangkalan Banteng dan sekitarnya. Keberadaan mereka dikeluhkan pemilik toko dan warung.

Keberadaan penyandang masalah kesejahteraan sosial itu sudah lama menjadi sorotan warga. Salah satunya pemilik toko di Karang Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng, Adi Zaki.

"Keberadaan mereka memang sudah lama, namun akhir-akhir ini semakin parah," bebernya, Selasa (10/1/2017).

Ia menyebut jika pengemis yang beroperasi di sekitar Pasar Karang Mulya itu bukan merupakan warga Kecamatan Pangkalan Banteng. "Kalau orang sini pasti kami mengenalnya," ucap Adi Zaki.

Sementara itu, warga Desa Karang Mulya, Prawiro menduga, para pengemis tersebut sengaja dikerahkan dari luar daerah Kecamatan Pangkalan Banteng, sepertinya ada oknum yang mengkoordinirnya.

Beberapa kali ia mendapati para pengemis itu diturunkan dari mobil pribadi di suatu tempat, lalu malam harinya mereka dijemput kembali di tempat yang sama.

"Kita juga menjumpai ada pengemis masih di bawah umur. Para pengemis ini sepertinya sudah dikoordinir, mereka diantar dan dijemput oleh oknum," ungkapnya.

Sejauh ini, belum ada upaya berarti yang dilakukan Desa maupun pihak Kecamatan. Ia mendesak instansi berwenang segera bertindak dan mengungkap siapa koordinatornya.

"Kalau perlu tangkap dan proses koordinatornya. Percuma kalau hanya menangkap pengemis. Setelah dilepas, mereka pasti kembali lagi ke jalan," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-2)